Selain larangan melatih, Thiaw juga didenda $100.000 (sekitar £72.000) karena dinilai melakukan perilaku tidak sportif serta mencemarkan nama baik sepak bola Afrika.

Final Penuh Kontroversi di Rabat
Laga final yang dimenangkan Senegal dengan skor 1-0 itu berubah menjadi kekacauan di masa tambahan waktu. Masalah bermula ketika wasit Jean-Jacques Ndala memberikan penalti kepada Maroko setelah sebelumnya meniup peluit pelanggaran terhadap kapten Maroko, Achraf Hakimi, tepat sebelum Ismaila Sarr mencetak gol melalui sundulan.
Keputusan tersebut memicu kemarahan Thiaw. Ia kemudian memerintahkan para pemain Senegal untuk meninggalkan lapangan, sebagai bentuk protes atas kepemimpinan wasit.
Laga Sempat Tertunda 17 Menit
Akibat aksi tersebut, pertandingan harus ditunda selama kurang lebih 17 menit. Ketegangan baru mereda setelah Sadio Mane turun tangan dan membujuk rekan-rekannya untuk kembali ke lapangan.
Maroko kemudian mengeksekusi penalti melalui Panenka Brahim Diaz, namun upaya tersebut berhasil digagalkan oleh kiper Senegal, Edouard Mendy. Tak lama setelah itu, wasit langsung meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.
Gol Penentu dan Gelar Kedua Senegal
Gol kemenangan Senegal dicetak oleh Pape Gueye pada menit keempat perpanjangan waktu. Hasil ini memastikan gelar Piala Afrika kedua Senegal dalam lima tahun terakhir, sekaligus memperkuat posisi mereka sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Afrika.
Sanksi untuk Pemain dan Federasi
CAF juga menjatuhkan berbagai hukuman tambahan dengan total denda hampir £1 juta, di antaranya:
-
Iliman Ndiaye dan Ismaila Sarr (Senegal): larangan dua pertandingan karena perilaku tidak sportif terhadap wasit
-
Federasi Sepak Bola Senegal (FSF): denda total $615.000 (£444.000)
-
Ismael Saibari (Maroko): larangan tiga pertandingan dan denda $100.000
-
Achraf Hakimi: larangan dua pertandingan, dengan satu laga ditangguhkan selama 12 bulan
Upaya Federasi Sepak Bola Maroko (FRMF) untuk membatalkan hasil pertandingan ditolak oleh komite disiplin CAF.
Tidak Berdampak ke Piala Dunia 2026
CAF menegaskan bahwa seluruh sanksi tersebut hanya berlaku untuk kompetisi di bawah naungan CAF. Dengan demikian, hukuman ini tidak akan memengaruhi persiapan Senegal maupun Maroko menuju Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Untuk perkembangan terbaru sepak bola internasional dan turnamen besar Afrika, penggemar bisa terus memantau pembaruan melalui Skor bola 365 sebagai referensi utama hasil dan analisis pertandingan.
